Semua Sepakat, Penundaan ISSOM Hal yang Tepat!

JAKARTA – Pandemi Corona yang tengah menjadi topik utama di belahan dunia, telah melululantahkan semua aspek di dunia. Mulai dari ekonomi, bisnis, hingga motorsport, menjadi ‘korban’ dari keganasan virus yang berawal dari Wuhan, Cina.

Di Indonesia sendiri, akibat dari Pandemi Corona tersebut, beberapa jadwal balap pun harus ditunda. Hal ini menyusul langkah pemerintah yang telah mengeluarkan himbauan untuk stay safe, stay health and dont go anywhere!

Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI) telah mengeluarkan maklumat bahwa semua aktivitas tersebut harus ditunda mengingat pemerintah pusat dan daerah telah mengeluarkan himbauan untuk mengurangi aktivitas di lapangan.

Beberapa ‘korban’ jadwal motorsport, antara lain adalah Kejurnas Rally di Muarabungo, Jambi, ISSOM, hingga Gymkhana, juga harus direschedule lantaran untuk menekan laju pertumbuhan Pandemi Corona.

Melihat fenomena tersebut, Rudi SL, pembalap senior yang bertarung di ajang European Touring Car Championship (ETCC) Indonesia, mengatakan bahwa penundaan tersebut adalah langkah yang tepat mengingat situasi dan kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk menggelar balap.

“Bagus (dibatalkan). Sebelumnya saya masih belum tahu apakah lanjut atau tidak. Tapi ternyata dibatalkan. Melihat kondisi kita sekarang ini, dan pemerintah juga sudah mengambil sikap terkait situasi seperti ini, jadi ini adalah buat kita semua, karena di mana pun dan di belahan dunia manapun merasakan hal yang sama dan melakukan hal yang sama,” ujar Rudi SL.

Sementara itu, Rendison, Promotor Indonesia Retro Race, juga mengatakan hal yang sama. Menurut ayah dari satu anak ini, pembatalan tersebut memang harus dilakukan demi kesehatan bersama. Baginya, dengan menunda putaran pertama tersebut, sama saja memperhatikan kondisi saat ini yang tengah menjadi sorotan terkait virus.

“Plusnya ya tadi, untuk kesehatan dan keselamatan. At least, mencegah virus itu semakin menyebar di kalangan motorsport. Kalau minusnya ya pasti ada, seperti contoh mungkin ada pembalap yang sudah deal dengan sponsor dan lain-lain. Tapi saya rasa sponsor pun juga pasti mengerti dengan kondisi seperti sekarang. Ya banyak positifnya sih,” tutur Rendi ketika dihubungi.

Di lain sisi, ada hal lain yang juga terdampak dari penundaan putaran pertama ISSOM 2020. Mereka yang mencari cuan melalui event tersebut, harus lebih bersabar. Keputusan tersebut bukannya tidak memihak kepada mereka pemburu cuan, tetapi memang untuk kepentingan bersama.

Sebenarnya bukan hanya mereka yang memburu cuan di sirkuit, tetapi dari sektor lain juga terkena dampaknya. Tapi yang perlu diingat adalah ketika ada wabah seperti ini, kesehatan adalah poin paling penting ketimbang cuan dan amit-amit terkena virus tersebut sehingga harus mengeluarkan kocek yang lebih dalam.

You may also like...

Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *