Penantian Juara Nasional yang Tertunda

Toto Michdar, pereli asal Makassar, Sulawesi Selatan

JAKARTA – Toto Michdar, pereli FBRT Sport NFT, akhirnya berhasil menyabet gelar bergengsi tahun ini. Juara Nasional Rally Group F yang menjadi targetnya, sukses tercapai dengan perjuangan yang ia lakukan sepanjang musim 2019.

Bagi Toto, keberhasilan yang diraih tahun ini merupakan sebuah penantian yang tertunda. Pasalnya, pada musim 2018 lalu, ia terkedala dengan beberapa faktor. Mobil yang rusak parah akibat kecelakaan dan juga kondisi fisik yang tidak bisa dipaksakan, sehingga membuatnya harus bersabar dan melakukan balas dendamnya pada musim ini.

“Penantian yang tertunda intinya. Tahun lalu, mobil saya kan kecelakaan di Tarmac Sentul. Kemudian juga saya sakit pas di Sidrap, Sulawesi Selatan, tahun lalu. Pas banget didiagnosis Demam Berdarah ternyata. Jadi enggak sempat ikutan kan, dan ini merupakan pembalasan tahun lalu, akhirnya!,” ujarnya di awal wawancaranya.

Pereli yang baru saja melangsungkan pernikahannya beberapa waktu lalu, mereasakan atmosfer persaingan yang begitu ketat pada musim ini. Ia melihat pereli yang ambil bagian memiliki kompetensi yang begitu tinggi. Tak ayal, ia bersama beberapa pereli harus bersaing secara ketat dan semaksimal mungkin dalam mengerahkan kemampuannya di atas lintasan tanah.

Toto Michdar Raih Juara Nasional Rally Group F

“Persaingan tahun ini memang lebih sengit, karena pereli di Grup F sudah menunjukan kompetensinya. Saya dan Abrahan Tarigan, kejar-kejaran terus di setiap seri. Seperti seri satu lalu di Rambong Sialang, Medan, saat SS pertama, saya kalah dua menit, tapi Alhamdulillah di beberapa SS selanjutnya, bisa pukul balik waktunya dia,” tambah pereli asal Makassar ini.

Bukan hanya dari sisi persaingan antar pereli, dari sisi track yang disajikan juga menantang baginya. Seperti halnya kondisi sirkuit yang berbeda antara seri pertama, kedua dan ketiga. Tentunya, hal tersebut membuat ia semakin berhati-hati dalam menggeber Suzuki Swift yang menjadi pacuannya.

Setelah merengkuh gelar Juara Nasional tahun ini, Toto merasa bahwa putaran pertama dan kedua yang ia lakoni di Rambong Sialang, Medan, Sumatera Utara, menjadi momen yang paling berkesan. Bukan tanpa alasan, menurut penuturannya di seri itu lah ia berhasil menjadi jawara di Group F untuk seri pertama dan kedua.

“Yang paling berkesan dari perjalanan reli tahun ini adalah di seri satu dan dua. Karena saya double winner di seri pertama dan seri kedua, saya jadi fastest,” imbuh Toto.

Toto Michdar, pereli asal Makassar, Sulawesi Selatan

Atas keberhasilannya, ia telah menrancang target baru untuk musim depan. Baginya, untuk pertarungan musim depan akan lebih sengit lantaran beberapa hal. Terutama ada rencana bahwa IMI Award akan dilaksanakan di Makassar, Sulawesi Selatan.

“Kalau bisa mempertahankan Juara Nasional tahun depan. Karena mempertahankan lebih sulit dari menggapai. Lagi pula semua orang kan pengen Juara Nasional, akhirnya tahun ini terbayar. Untuk tahun depan akan lebih berat sih, karena awarding akan ada di Makassar, jadi harus tampil bagaimana caranya. Insya Allah bisa!,” pungkasnya.

You may also like...

Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *