Mengenal Ban Salju Mobil WRC

JURUBALAP.COM – Berbeda dengan kontur gravel dan tarmac, untuk medan salju, ban yang digunakan dalam WRC memiliki karakter yang berbeda. Berikut penjelasannya!

Kejuaraan rally dunia tidak hanya melibas lintasan aspal dan tarmac, mereka juga tetap balapan meski lintasan dipadati oleh salju. Untuk itu, dalam tekniknya, tim mekanik memiliki tugas super jeli dalam melihat situasi. Medan salju yang dihadapi pun terbagi menjadi beberapa jenis, salju cair dan salju padat. Tentunya, dengan begitu, kinerja ban menjadi tumpuan utama saat melibas lintasan.

Dalam video yang dirilis oleh akun Youtube FIA World Rally Championship, George Black, tyre manager M-Sport Rally Team, menjelaskan bagaimana karakter ban salju itu bekerja.

“Pada dasarnya Anda dapat melihat kami memiliki dua tapak. Ban ini memiliki dua kompon, soft tire yang bekerja di medan kering seperti kondisi tarmac dengan suhu di bawah empat atau lima derajat. Sedangkan untuk temperatur di bawah itu, Anda bisa mendapatkan ban super soft,” jelas George.

Secara karakter, ban salju pada umumnya memiliki studs atau semacam peranti khusus yang dibenamkan agar mobil tetap bisa berakselerasi dengan baik saat berada di atas lintasan salju. “Ban tanpa studs untuk salju yang sudah mencair, Sedangkan ban salju dengan studs diperuntukan untuk medan salju yang dibawahnya ada es untuk penetrasi studs tersebut di atas es,” tambah George.

Penggunaannya pun tidak sembarangan, tim rally tersebut juga harus mengukur tekanan suhu lintasan dengan spot yang berbeda-beda. Paling tidak, mereka mengecek di tiga spot berbeda dan mengukur berapa suhunya.

Namun hal yang paling penting menurut George Black adalah kemampuan driver untuk mengatur semua peranti yang sudah terpasang di mobil. Mekanik tetap menyarankan dan merekomendasikan, akan tetapi akhirnya driver yang memiliki peranan penting di balik itu semua.

You may also like...

Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *