Belum Tampil Maksimal, Mirza Terkendala Waktu Latihan

TANGERANG – Pembalap Asco Motorsport, Mirza Putra Utama, masih terkendala beberapa hal mengikuti sesi kualifikasi yang dilangsungkan di Sirkuit Jalan Raya BSD, Tangerang (30/11).

Bukan hanya perihal sirkui tbaru yang menjadi tantangannya, tetapi ketersediaan waktu yang dimiliki oleh Mirza memang terbatas. Saat ini, Mirza memang tengah disibukan dengan dunia sekolahnya yang tengah menempuh Ujian Akhir Semester (UAS).]

Saat Kamis (28/11), setelah mengikuti UAS di sekolah, dirinya langsung tancap gas dan berharap bisa mengikuti sesi latihan. Sayang, hingga waktu sore penyelenggara tidak memberikan lampu hijau untuk pembalap melakukan pengetesan. Hanya empat pembalap yang turun saat itu, Haridarma Manoppo (TTI), Alvin Bahar (HRI), Jim Lukita (ABM) dan Rizal Sungkar (mewakili Landy Land).

“Jadi kan pas Kamis (28/11) katanya mau ada latian gitu, taunya setelah nunggu sampe sore, enggak bisa latihan,” sesal Mirza.

Meskipun race director memberikan waktu khusus saat latihan resmi, namun Mirza tidak bisa memanfaatkan hal tersebut lantaran berbenturan dengan agenda utamanya mengikuti ujian sekolah. Dengan berat hati, ia hanya memiliki sedikit waktu saat sesi latihan bebas untuk Kejurnas ITCR Max.

“Pas Jumatnya kan ada latihan resmi, karena lagi UAS jadi engga bisa ikut latihan JSTC yang pagi. Jadi ikutnya pas yang kedua, di jam siang pas Kejurnas ITCR Max. Saat latihan ITCR Max, itu juga belum maksimal, masih mencoba-coba belokan dan titik pengereman,” tambahnya.

Akhirnya, momen yang tersisa hanyalah saat kualifikasi yang diselenggarakan Sabtu (30/11). Dengan data yang sedikit saat latihan, akhirnya pembalap dengan nomor 101 ini diberikan saran oleh mentornya, Haridarma Manoppo, untuk memaksimalkan sesi kualifikasi yang bertujuan untuk lebih menghafal lintasan yang terdiri dari belokan dan braking point.

“Ada masukan juga dari Om Haridarma, saat sesi kualifikasi, katanya dihabisin aja waktunya, itu sekalian buah latihan juga supaya lebih hafal karakter sirkuitnya,” imbuh Mirza.

Ujian Mirza tidak sampai di situ. Waktu yang sedikit untuk menghafal lintasan dan terbiasa dengan street race kali ini, mobil Yaris berkelir dasar putih ini sempat mengalami persoalan teknis. Menurut pengakuannya, mobil sempat tidak mau distarter.

“mobil pagi sempat enggak bisa dinyalain. Tapi Alhamdulillah akhirnya bisa diatasi sama tim mekanik,” ucapnya dengan tenang.

Dengan beberapa rintangan yang dihadapi, Mirza masih bisa fight lantaran berada di posisi kedelapan untuk balapan nanti. Sedangkan untuk kejuaraan bergengsi lainnya yang diikuti, ia hars pasrah lantaran terlempar dari superpole yang hanya diikuti lima pembalap tercepat.

“Masih berpikir untuk bermain lebih rapih untuk di tikungan. Terus coba-coba aja tadi sepanjang kualifikasi supaya nanti pas balapan bisa lebih baik,” tandas Mirza.

You may also like...

Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *