Avan Abdullah: Kepastian yang Ku Tunggu

JAKARTA – Pembalap Bank BJB Delta Garage, Avan Abdullah, akhirnya bernafas lega setelah promotor memutuskan bahwa dirinya berhak menjadi Juara Umum Honda Jazz Speed Challenge (HJSC) 2019. Kepastian ini telah ia tunggu sejak dua bulan lalu.

Nasib Avan Abdullah ini seperti judul lagu GIGI Band, Kepastian yang Ku Tunggu. Bagaimana tidak, setelah dua bulan lebih menunggu dan mempertanyakan kepastian siapa yang menjadi Juara Umum HJSC 2019, akhirnya promotor telah mengeluarkan standing poin resmi HJSC 2019.

Dalam standing poin tersebut, terlihat nama Avan Abdullah berada di puncak klasemen dengan perolehan 103 poin. Sedangkan Zharfan Rahmadi, pembalap yang saat itu bernaung di bawah Banteng Motorsport, harus pasrah lantaran dijatuhi penalti sebesar 15 poin atas insiden yang terjadi beberapa seri sebelumnya.

Menanggapi keputusan yang baik tersebut, Avan saat dihubungi mengatakan senang atas sikap fair play dari promotor Honda Jazz Speed Challenge.

“Alhamdulillah lega banget, pecah juga akhirnya (penantian dua bulan). Lega banget, setelah dua bulan enggak jelas nasibnya dan Alhamdulillah sudah aman,” ujarnya ketika dihubungi melalui telepon (10/2).

Bukan hanya itu, di lain sisi Avan juga menganggap bahwa sportifitas harus ditegakkan, meskipun dirinya dinyatakan tidak pantas jadi juara lantaran ada kesalahan yang jelas, ia mengatakan terima dengan keputusan tersebut. Akan tetapi, ketika ia sudah berhak untuk menang, sudah sepatutnya keputusan tersebut tidak lagi diganggu gugat.

“Dengan keputusan ini saya menganggap promotor ya posisinya benar-benar fair. Dari awal, saya hanya tanya satu, menurut promotor siapa yang harusnya jadi juara? Kalau memang bukan saya yang juara, ya sudah. Tapi kalau emang harus saya yang juara, harus fair mau siapa pun lawannya, kalau saya juara ya juara,” beber Avan.

Sekedar kilas balik dari permasalahan yang membelit Avan Abdullah dan Bank BJB Delta Garage. Setelah seri ketujuh yang berlangsung di BSD, Tangerang, nama Avan Abdullah tidak langsung diumumkan sebagai Juara Umum.

Bahkan, satu jam sebelum balap Avan juga sempat dipanggil oleh Anondo Eko dan Anthony Sarwono yang mengatakan bahwa pengurangan poin pembalap tidak bisa dilakukan atas beberapa hal. Mendengar hal tersebut, Avan bersama Bank BJB Delta Garage, akhirnya mempertanyakan hal tersebut kepada promotor.

Sejatinya, Avan memang berhak atas gelar Juara Umum HJSC 2019, selain poin yang dikumpulkan lebih tinggi dari pembalap lain, Avan juga tidak terbukti melanggar regulasi ataupun terkena hukuman penalti. Denga bersabar dan menunggu kepastian dari promotor terkait hal tersebut, akhirnya kabar resmi mengenai Juara Umum tersebut dipublikasikan melalui Whatsapp Group Honda Jazz Speed Challenge melalui standing poin resmi yang menyatakan Avan sebagai Juara Umum HJSC 2019.

You may also like...

Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *