Absen Kualifikasi, Mirza Utama Raih Prestasi

BOGOR – Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Pepatah itu yang mungkin menggambarkan perasaan Mirza Putra Utama, pembalap belia yang bernaung di bawah Asco Motorsport. Mobil Yaris dengan nomor start 101, mengalami kerusakan yang menyebabkan dirinya tidak bisa mengikuti sesi latihan bebas dan kualifikasi.

Berdasarkan pengakuan pembalap berusia 15 tahun ini, hal tersebut dikarenakan ada yang tidak beres dengan Electronic Control Unit (ECU), sehingga performa mobil menjadi tidak sempurna. Kejadian tersebut, sudah menghantui Mirza sejak Kamis (7/11) dan berlanjut hingga Sabtu (9/11) yang menyebabkan Mirza tidak bisa ikut serta dalam latihan resmi dan kualifikasi.

Alhasil, berbekal mobil yang ‘seadanya’ Mirza harus bertahan di atas lintasan dan berjuang untuk bisa naik podium pada JSTC. Hasil kerja keras Mirza sepanjang balapan, akhirnya berbuah manis. Kendati harus memulai balapan dari pit, tetapi ia tidak menyerah dan berhasil menyalip beberapa mobil yang ada di depannya.

“Mobil sejak Kamis memang ada masalah, sampai-sampai tidak bisa ikut latihan dan kualifikasi. Akhirnya start dari pit, dan Alhamdulillah bisa menyusul satu persatu lawan yang ada di depan,” ujar Mirza singkat usai podium.

Ini memang bukan hal baru bagi Mirza, beberapa waktu lalu, Mirza juga pernah merasakan hal yang sama, namun bedanya adalah saat itu ia start dari belakang grid, bukan dari pit. Meski demikian, semangat juang yang dilakukan berhasil menempatkan ia ada podium.

“Ya sebenarnya enggak berat juga. Tapi ini kan mesinnya ada penuruan 20 horse power, jadi harus benar-benar rapih nyetirnya saat balapan,” tambah Mirza.

Keyakinan Mirza pun memberikan pencapaian terbaiknya. Meski kondisi mobil yang tidak sempurna seperti seri lalu, ditambah harus memulai balapan dari pit, tapi di akhir balapan JSTC ia tetap berhasil naik podium menemani dua seniornya, Demas Agil dan Haridarma Manoppo.

“Bukan strategi, tapi memang saya fokus untuk bisa menyusul mereka yang ada di depan agar bisa menang,” imbuhnya.

Namun saat melakoni balapan keduanya pada Kejuaraan Nasional Indonesia Touring Car Race (ITCR) Max, Mirza tidak ngotot untuk bermain penuh. Ia merasa mobil tidak dalam performa terbaiknya, sehingga memilih untuk masuk pit dan tidak melanjutkan balapan.

You may also like...

Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *